RUMUS-RUMUS DASAR ELEKTRIKAL (ARUS LISTRIK)

Posted: Januari 4, 2011 in Iptek

Arus Listrik

1. Arus pada Daya Nyata (P)

Line to netral/ 1 fasa

I =     P / (V x Cos Ø)

Line to line/ 3 fasa

I =    p / (√3 x V x Cos Ø)


2. Arus pada Daya Semu (S)

Line to netral/ 1 fasa

I =    S / V

Line to line/ 3 fasa

I =   S / (√3 x V)

 

3. Arus pada Daya Reaktif (Q)

Line to Netral / 1 fasa

I =    Q / (V x Sin Ø)

Line to line / 3 fasa

I =   Q / (√3 x V x Sin Ø)

Ket :

I           =  Arus (Ampere)

P          =  Daya Nyata (Watt)

S          =  Daya Semu (VA)

Q          =  Daya Reaktif (VAR)

V          =  Tegangan (Volt)

Cos φ   =  Faktor daya

Sin φ    =  Faktor daya

 

Arus Nominal

Untuk menentukan kemampuan hantar arus suatu penghantar yang mensuplai peralatan listrik, terlebih dahulu harus diketahui  besarnya arus nominal dari peralatan tersebut, yang biasanya arus nominal sudah tertera pada name plate pada peralatan tersebut. Jika tidak tertera pada name plate-nya maka kemampuan hantar arus dari suatu penghantar dapat dicari dengan rumus dibawah ini, rumus ini digunakan untuk menentukan arus nominal dari peralatan yang digunakan sistem tiga fasa :

I =    P / (√3 V x Cos Ø)

Ket :

I =  Arus peralatan (Ampere)

P =  Daya masukan peralatan (Watt)

V =  Tegangan (Volt)

Cos φ =  Faktor daya

 

Arus Hubung-singkat Kejut

Arus Hubung-singkat dapat merusak instalasi karena:

  1. Pengaruh Termis, Kalau arus hubung-singkatnya berlangsung terlalu lama, kabel-kabelnya akan menjadi terlalu panas, sehingga isolasinya menjadi rusak.
  2. Pengaruh Dinamis, Arus Hubung-singkat kejut dapat merusak instalasi karena gaya-gaya elektro-dinamis yang ditimbulkan. Arus hubung-singkat kejut ini hanya berlangsung singkat sekali.

Arus Hubung-singkat Kejut Pada Beban L-L

Ls – b = k x (100 / Ub) x ln x √2

Arus Hubung-singkat Kejut Pada Jaringan L-L

Ls – j = k x (100 / (Ub + Uj)) x ln x √2

Ket :

Is-b       = Arus hubung-singkat pada beban (Ampere)

Is-j        = Arus hubung-singkat pada jaringan (Ampere)

In          = Nilai efektif arus beban nominalnya (Ampere)

k           = Faktor kejut; untuk suatu instalasi, faktor ini dapat ditentukan secara eksperimental.

Ub        = Rugi tegangan dalam generator atau transformator (Beban) pada arus beban nominal dinyatakan sebagai persentase dari tegangan terminal terbuka nominalnya (%).

Uj         = Rugi tegangan pada arus beban nominal di bagian jaringan yang dihubungkan singkat, dinyatakan sebagai persentase dari tegangan terminal terbuka nominal dari generator atau transformator (%).

 

About these ads
Komentar
  1. Gatriz mengatakan:

    Nilai Faktor Daya berapa bro ?

  2. frans mengatakan:

    kisi kisi ujian lks ada nggak
    mohon ya banut lah
    thx

  3. Baguz Banget’s infonya gan Thank’s ya ^_^

  4. hisbul mengatakan:

    thangks.. sangat membantu

  5. Andy Haryono mengatakan:

    klo bisa diperbanyak lg dong postingan nya filosofi tentang kelistrikan power nya

  6. sunarno mengatakan:

    mas bagai mana carannya kuliah gratis ilmu tentang kelistrikan

  7. mochamad maswan mengatakan:

    mas,kalo boleh sharing ilmunya utk jd estimator ME gimana ya trims.

  8. jusuf mengatakan:

    Bagus banget nich lumbung informasi, faktor daya reaktif berapa sich kalau boleh tahu???

  9. Muhammad Gofur mengatakan:

    sangat membantu. terima kasih.

  10. rara mengatakan:

    jadi ingat sma dosen yang sangt jutek wktu lgi kul dlu,,

  11. vandumeh mengatakan:

    Jadi inget ama mata kuliah dulu.. nice posting gan….

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s