Rumus-rumus Dasar Elektrikal (Tahanan Penghantar)

Posted: Januari 14, 2011 in Iptek

Sebagai bahan penghantar kabel pada umumnya digunakan bahan penghantar tembaga atau alumunium.

Tembaga yang digunakan untuk penghantar kabel umumnya tembaga elektrolitis dengan kemurnian sekurang-kurangnya 99,9 %. Tahanan jenis tembaga lunak untuk hantaran listrik telah dibakukan secara internasional yaitu tidak boleh melebihi :

1/58 = 0,017421 ohm mm2 / m pada 20 °C

Alumunium untuk penghantar kabel berisolasi harus juga alumunium murni. Umumnya digunakan alumunium dengan kemurnian sekurang-kurangnya 99,5 %. Juga tahanan jenis alumunium lunak untuk hantaran listrik telah dibakukan yaitu tidak boleh melebihi :

0,028264 ohm mm2 / m pada 20 °C

Dimana tahanan dari suatu penghantar dapat diketahui dengan rumus sebagai berikut :

R = p x (l/ A)

Ket :

p = Tahanan jenis penghantar (Ohm mm2/m)

tembaga = 0,017241 Ohm mm2/m

alumunium = 0,028264 Ohm mm2/m

l = Panjang penghantar (m)

A = Luas penampang penghantar (mm2)

 

About these ads
Komentar
  1. Anonymous mengatakan:

    sip bagus postingnya ttg rumus

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s