Rumus-rumus Dasar Elektrikal (Transformator)

Posted: Januari 16, 2011 in Iptek

Dalam bidang tenaga listrik pemakaian transformator dikelompokkan menjadi :

  • Transformator Daya
  • Transformator Distribusi
  • Transformator Pengukuran, terdiri dari Tansformator Arus dan Tansformator Tegangan

Transformator Tegangan

Transformator Tegangan digunakan untuk mengukur tegangan. Dengan mengetahui N1 dan N2, membaca tegangan V2, serta menganggap transformator ideal maka tegangan V1 :

V1 = (V2 * N1) / N2

 

Ket :

V1 = Tegangan primer (Volt}

V2 = Tegangan sekunder (Volt}

N1 = Lilitan primer (Lilitan}

N2 = Lilitan sekunder (Lilitan}

Pentanahan rangkaian sekunder diperlukan untuk mencegah adanya beda potensial yang besar antara kumparan primer dan sekunder pada saat isolasi kumparan primer rusak.

Transformator Arus

Digunakan untuk mengukur arus beban suatu rangkaian. Dengan menggunakan transformator arus maka arus beban yang besar dapat diukur hanya dengan menggunakan alat ukur (Ammeter) yang tidak terlalu besar.

Bila transformator dianggap ideal maka arus beban :

I1 = (I2 * N2) / N1

 

Ket :

I1 = Arus primer (Amper}

I2 = Arus sekunder (Amper}

N1 = Lilitan primer (Lilitan}

N2 = Lilitan sekunder (Lilitan}

 

 

About these ads
Komentar
  1. hendry mengatakan:

    d’lengkapi donk

  2. iwan mengatakan:

    malam.
    aq mau tanya nih
    kalo misalnya mau bikin trafo 20A dengan teganngan outputnya 65v trus diameter kawat yang digunakan untuk primer sama sekundernya berapa ukurannya?
    saya tunggu ya jawabannya.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s