Cara Menghitung Kebutuhan Kapasitor Bank

Posted: Januari 17, 2011 in Iptek

Perbaikan Faktor Daya Menggunakan Kapasitor

Sebelum membahas tentang perbaikan faktor daya dengan menggunakan kapasitor, ada baiknya kita mengingat kembali tentang pengertian umum dari Daya Semu, Daya Aktif dan Daya Reaktif.

Dalam sistem listrik AC/Arus Bolak-Balik ada tiga jenis daya yang dikenal, khususnya untuk beban yang memiliki impedansi (Z), yaitu:
• Daya semu (S, VA, Volt Amper)
• Daya aktif (P, W, Watt)
• Daya reaktif (Q, VAR, Volt Amper Reaktif)

Untuk rangkaian listrik AC, bentuk gelombang tegangan dan arus sinusoida, besarnya daya setiap saat tidak sama. Maka daya yang merupakan daya rata-rata diukur dengan satuan Watt,Daya ini membentuk energi aktif persatuan waktu dan dapat diukur dengan kwh meter dan juga merupakan daya nyata atau daya aktif (daya poros, daya yang sebenarnya) yang digunakan oleh beban untuk melakukan tugas tertentu.

Sedangkan daya semu dinyatakan dengan satuan Volt-Ampere (disingkat, VA), menyatakan kapasitas peralatan listrik, seperti yang tertera pada peralatan generator dan transformator. Pada suatu instalasi, khususnya di pabrik/industri juga terdapat beban tertentu seperti motor listrik, yang memerlukan bentuk lain dari daya, yaitu daya reaktif (VAR) untuk membuat medan magnet atau dengan kata lain daya reaktif adalah daya yang terpakai sebagai energi pembangkitan flux magnetik sehingga timbul magnetisasi dan daya ini dikembalikan ke sistem karena efek induksi elektromagnetik itu sendiri, sehingga daya ini sebenarnya merupakan beban (kebutuhan) pada suatu sistim tenaga listrik.


Gambar 1. Segitiga Daya.

Pengertian Faktor Daya / Faktor Kerja

Faktor daya atau faktor kerja adalah perbandingan antara daya aktif (watt) dengan daya semu/daya total (VA), atau cosinus sudut antara daya aktif dan daya semu/daya total (lihat gambar 1). Daya reaktif yang tinggi akan meningkatkan sudut ini dan sebagai hasilnya faktor daya akan menjadi lebih rendah. Faktor daya selalu lebih kecil atau sama dengan satu.

Secara teoritis, jika seluruh beban daya yang dipasok oleh perusahaan listrik memiliki faktor daya satu, maka daya maksimum yang ditransfer setara dengan kapasitas sistim pendistribusian. Sehingga, dengan beban yang terinduksi dan jika faktor daya berkisar dari 0,2 hingga 0,5, maka kapasitas jaringan distribusi listrik menjadi tertekan. Jadi, daya reaktif (VAR) harus serendah mungkin untuk keluaran kW yang sama dalam rangka meminimalkan kebutuhan daya total (VA).

Faktor Daya / Faktor kerja menggambarkan sudut phasa antara daya aktif dan daya semu. Faktor daya yang rendah merugikan karena mengakibatkan arus beban tinggi. Perbaikan faktor daya ini menggunakan kapasitor.

Kapasitor untuk Memperbaiki Faktor Daya

Faktor daya dapat diperbaiki dengan memasang kapasitor pengkoreksi faktor daya pada sistim distribusi listrik/instalasi listrik di pabrik/industri. Kapasitor bertindak sebagai pembangkit daya reaktif dan oleh karenanya akan mengurangi jumlah daya reaktif, juga daya semu yang dihasilkan oleh bagian utilitas.

Sebuah contoh yang memperlihatkan perbaikan faktor daya dengan pemasangan kapasitor ditunjukkan dibawah ini:

Contoh 1. Sebuah pabrik kimia memasang sebuah trafo 1500 kVA. Kebutuhan parik pada mulanya 1160 kVA dengan faktor daya 0,70. Persentase pembebanan trafo sekitar 78 persen (1160/1500 = 77.3 persen). Untuk memperbaiki faktor daya dan untuk mencegah denda oleh pemasok listrik, pabrik menambahkan sekitar 410 kVAr pada beban motor. Hal ini meningkatkan faktor daya hingga 0,89, dan mengurangi kVA yang diperlukan menjadi 913 kVA, yang merupakan penjumlahan vektor kW dankVAr. Trafo 1500 kVA kemudian hanya berbeban 60 persen dari kapasitasnya. Sehingga pabrik akan dapat menambah beban pada trafonya dimasa mendatang. (Studi lapangan NPC)

Contoh 2. Sekelompok lampu pijar dengan tegangan 220V/58 W, digabungkan dengan 12 lampu TL 11 W, ada 30 buah lampu pijar dan lampu TL. Faktor daya terukur sebesar cos alpha1= 0,5. Hitunglah daya semu dari beban dan besarnya arus I1 sebelum kompensasi, Jika diinginkan faktor kerja menjadi cos alpha2=0,9. hitung besarnya arus I2 (setelah kompensasi).
a) Besarnya daya lampu gabungan
PG = (58 W x 18) + (11 W x 12) = 1176 watt = 1,176 kW
Cos phi1 = PG/S1 ->> S1 = Pg/Cos phi1 = 1,176kW/0,5 = 2,352 kVA.
I1 = S1/U = 2,352 kVA/220 V = 10,69 ampere (A)–> sebelum kompensasi
b) besarnya daya setelah kompensasi (cos phi = 0,9)
S2 = PG/Cos phi2 = 1,176 kW/0,9 = 1,306 kVA
maka I2 = S2/U= 1,306 kVA/220 V = 5,94 A –> setelah kompensasi

Keuntungan Perbaikan Faktor Daya dengan Penambahan Kapasitor

Keuntungan perbaikan faktor daya melalui pemasangan kapasitor adalah:
1. Bagi Konsumen, khususnya perusahaan atau industri:
• Diperlukan hanya sekali investasi untuk pembelian dan pemasangan kapasitor dan tidak ada biaya terus menerus.
• Mengurangi biaya listrik bagi perusahaan, sebab:
(a) daya reaktif (kVAR) tidak lagi dipasok oleh perusahaan utilitas sehingga kebutuhan total(kVA) berkurang dan
(b) nilai denda yang dibayar jika beroperasi pada faktor daya rendah dapat dihindarkan.
• Mengurangi kehilangan distribusi (kWh) dalam jaringan/instalasi pabrik.
• Tingkat tegangan pada beban akhir meningkat sehingga meningkatkan kinerja motor.

2. Bagi utilitas pemasok listrik
• Komponen reaktif pada jaringan dan arus total pada sistim ujung akhir berkurang.
• Kehilangan daya I kwadrat R dalam sistim berkurang karena penurunan arus.
• Kemampuan kapasitas jaringan distribusi listrik meningkat, mengurangi kebutuhan untuk memasang kapasitas tambahan.

METODA PEMASANGAN INSTALASI KAPASITOR

Cara pemasangan instalasi kapasitor dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu :

1. Global compensation
Dengan metode ini kapasitor dipasang di induk panel ( MDP )
Arus yang turun dari pemasangan model ini hanya di penghantar antara panel MDP dan transformator. Sedangkan arus yang lewat setelah MDP tidak turun dengan demikian rugi akibat disipasi panas pada penghantar setelah MDP tidak terpengaruh. Terlebih instalasi tenaga dengan penghantar yang cukup panjang Delta Voltagenya masih cukup besar.

2. Sectoral Compensation
Dengan metoda ini kapasitor yang terdiri dari beberapa panel kapasitor dipasang dipanel SDP. Cara ini cocok diterapkan pada industri dengan kapasitas beban terpasang besar sampai ribuan kva dan terlebih jarak antara panel MDP dan SDP cukup berjauhan.

3. Individual Compensation
Dengan metoda ini kapasitor langsung dipasang pada masing masing beban khususnya yang mempunyai daya yang besar. Cara ini sebenarnya lebih efektif dan lebih baik dari segi teknisnya. Namun ada kekurangan nya yaitu harus menyediakan ruang atau tempat khusus untuk meletakkan kapasitor tersebut sehingga mengurangi nilai estetika. Disamping itu jika mesin yang dipasang sampai ratusan buah berarti total cost yang di perlukan lebih besar dari metode diatas

Komponen-komponen utama yang terdapat pada panel kapasitor antara lain:

1. Main switch / load Break switch
Main switch ini sebagai peralatan kontrol dan isolasi jika ada pemeliharaan panel . Sedangkan untuk pengaman kabel / instalasi sudah tersedia disisi atasnya (dari) MDP.Mains switch atau lebih dikenal load break switch adalah peralatan pemutus dan penyambung yang sifatnya on load yakni dapat diputus dan disambung dalam keadaan berbeban, berbeda dengan on-off switch model knife yang hanya dioperasikan pada saat tidak berbeban .
Untuk menentukan kapasitas yang dipakai dengan perhitungan minimal 25 % lebih besar dari perhitungan KVar terpasang dari sebagai contoh :

Jika daya kvar terpasang 400 Kvar dengan arus 600 Ampere , maka pilihan kita berdasarkan 600 A + 25 % = 757 Ampere yang dipakai size 800 Ampere.

2. Kapasitor Breaker.
Kapasitor Breaker digunakan untuk mengamankan instalasi kabel dari breaker ke Kapasitor bank dan juga kapasitor itu sendiri. Kapasitas breaker yang digunakan sebesar 1,5 kali dari arus nominal dengan I m = 10 x Ir.
Untuk menghitung besarnya arus dapat digunakan rumus

I n = Qc / 3 . VL

Sebagai contoh : masing masing steps dari 10 steps besarnya 20 Kvar maka dengan menggunakan rumus diatas didapat besarnya arus sebesar 29 ampere , maka pemilihan kapasitas breaker sebesar 29 + 50 % = 43 A atau yang dipakai 40 Ampere.

Selain breaker dapat pula digunakan Fuse, Pemakaian Fuse ini sebenarnya lebih baik karena respon dari kondisi over current dan Short circuit lebih baik namun tidak efisien dalam pengoperasian jika dalam kondisi putus harus selalu ada penggantian fuse. Jika memakai fuse perhitungannya juga sama dengan pemakaian breaker.

3. Magnetic Contactor
Magnetic contactor diperlukan sebagai Peralatan kontrol.Beban kapasitor mempunyai arus puncak yang tinggi , lebih tinggi dari beban motor. Untuk pemilihan magnetic contactor minimal 10 % lebih tinggi dari arus nominal ( pada AC 3 dengan beban induktif/kapasitif). Pemilihan magnetic dengan range ampere lebih tinggi akan lebih baik sehingga umur pemakaian magnetic contactor lebih lama.

5. Kapasitor Bank
Kapasitor bank adalah peralatan listrik yang mempunyai sifat kapasitif..yang akan berfungsi sebagai penyeimbang sifat induktif. Kapasitas kapasitor dari ukuran 5 KVar sampai 60 Kvar. Dari tegangan kerja 230 V sampai 525 Volt atau Kapasitor Bank adalah sekumpulan beberapa kapasitor yang disambung secara parallel untuk mendapatkan kapasitas kapasitif tertentu. Besaran yang sering dipakai adalah Kvar (Kilovolt ampere reaktif) meskipun didalamnya terkandung / tercantum besaran kapasitansi yaitu Farad atau microfarad. Kapasitor ini mempunyai sifat listrik yang kapasitif (leading). Sehingga mempunyai sifat mengurangi / menghilangkan terhadap sifat induktif (leaging)

6. Reactive Power Regulator
Peralatan ini berfungsi untuk mengatur kerja kontaktor agar daya reaktif yang akan disupply ke jaringan/ system dapat bekerja sesuai kapasitas yang dibutuhkan. Dengan acuan pembacaan besaran arus dan tegangan pada sisi utama Breaker maka daya reaktif yang dibutuhkan dapat terbaca dan regulator inilah yang akan mengatur kapan dan berapa daya reaktif yang diperlukan. Peralatan ini mempunyai bermacam macam steps dari 6 steps , 12 steps sampai 18 steps.

Peralatan tambahan yang biasa digunakan pada panel kapasitor antara lain:

- Push button on dan push button off yang berfungsi mengoperasikan magnetic contactor secara manual.
– Selektor auto – off – manual yang berfungsi memilih system operasional auto dari modul atau manual dari push button.
– Exhaust fan + thermostat yang berfungsi mengatur ambeint temperature (suhu udara sekitar) dalam ruang panel kapasitor. Karena kapasitor, kontaktor dan kabel penghantar mempunyai disipasi daya panas yang besar maka temperature ruang panel meningkat.setelah setting dari thermostat terlampaui maka exhust fan akan otomatis berhenti.

About these ads
Komentar
  1. [...] duniatehnikku.wordpress.com [...]

  2. [...] seandainya kita memasang kapasitor bank di lampu-lampu di kendaraan kita seperti pada rem, sein, spido akan menjadi lebih stabil meskipun [...]

  3. the website mengatakan:

    An outstanding share! I have just forwarded this
    onto a colleague who had been doing a little homework on this.

    And he actually ordered me breakfast because I discovered
    it for him… lol. So allow me to reword this.
    … Thank YOU for the meal!! But yeah, thanks for spending the time
    to discuss this matter here on your site.

  4. hermanto mengatakan:

    maaf pak,saya mau tanya cara mengetahui nilai cos phi itu ngukurnya dari mana?

  5. Rido mengatakan:

    Saya lagi merancang motor induksi sebagai generator, klo dihitung-hitung motor tsb membutuhkan daya reaktif 236 VAR/fasa untuk bisa dijadikan generator. Lalu saya pasang kapasitor yang dapat memberikan daya reaktif 301 VAR/fasa. Jadi daya reaktifnya surplus 65 VAR/fasa

    Yang saya mau tanyakan, apakah daya reaktif sisa yang sebesar 65 VAR/fasa tersebut tidak berubah menjadi beban bagi generator nantinya???

  6. purwo mengatakan:

    Saya mau tanya, misal sebuah pabrik sudah dipasang cap bank 3 fasa (delta bintang/antar fasa) bisakah saya pasang capasitor bank di tiap fasa ( r-n, s-n, t-n) asumsi bahwa beban tidak semuanya menggunakan listrik 3 fasa. Ada effeknya ndak itu?

    Di dalam datasheet pfc (ct merk EPCOS) ada yg namanya control principle diantaranya
    – Sequential switching, circle switching, intelligent switching behavior, 4-quadrant operation
    Mohon pencerahan apa magsudnya ya?
    Saya sedang membangun proyek experimental (iseng saja) low cost single phase pfc tapi untuk arus 100A dengan menggunakan mikrokontroler. Prinsip kontrol tadi mau saya tanamkan ke dalam AI mikro tadi.

    Kemudian ada lagi yg saya bingung yaitu bagian
    – Target cos-φ : 0.3 inductive up to 0.3 capacitive adjustable

    Switching on off dari datasheet bisa di set 20sec sampai 20menit, amannya sebaiknya saya pilih yang kisaran berapa sec/menit?

    Sebaiknya untuk koneksi kapasitor ke jaringan menggunakan tyristor atau kontaktor?

    Kemudian pemilihan magnetik kontaktor, beberapa blog ada yg menulis bahwa perlu kontaktor khusus capasitor bank, bisa minta info contoh seri untuk keperluan tersebut?

    Saat Magnetik kontaktor menghubungkan capasitor ke sumber listrik akan ada percikan bunga api, bagaimana cara meminimalkan percikan tersebut atau adakah alat tambahan khusus?

    Kemudian bagaimana untuk pemilihan CTnya, kan ada yg model clip-on dan tidak, sebaiknya mana yg saya pilih? bisa mintak tips memilih ct?

    Bisa tidak ya PFC kita ganti dengan PLC? hehehehe :P

    Atas pencerahannya saya ucapkan terimakasih.

    • irwan mengatakan:

      Pak Purwo:
      1. Jika sudah ada kapasitor bank 3 phase kemudian dipasang single phase capacitor, secara system tidak akan ada masalah. yang akan terjadi adalah jika beban sudah dikompensasi oleh kapasitor 1 phase, maka PFR pada kapasitor bank akan mendeteksi cos phi sudah bagus sehingga tidak akan memasukkan step kapasitor.
      2. Istilah switching ini merupakan pilihan metode bagaimana PF Regulator memilih step kapasitor, bisa berurutan dari step 1, 2, dst atau acak sesuai kebutuhan system.
      3. Target cos phi: Nilai cos phi yang ingin dicapai. misalkan PFR diset target: 0.99 induktif, maka jika cos phi beban kurang dari target tersebut misal 0.7 induktif, PFR akan memasukkan step kapasitor, dan jika nilai cos phi sudah melebihi target, misalnya: 0.98 capacitif, maka PFR akan mematikan kapasitor sampai target cos phi tercapai.
      4. pemilihan time on/off harus disesuaikan dengan perubahan beban. Time on/off ini juga dimaksudkan untuk memberi waktu kapasitor melakukan discharge. pada beberapa brand PFR, time on/off dan discharge time ada settingannya sendiri sendiri.
      5. Penggunaan thyristor atau kontaktor disesuaikan dengan sifat bebannya. untuk beban-beban fluktuatif dengan waktu perubahan dalam orde ms, harus digunakan thyristor agar ON/OFF kapasitor dapat menyesuaiakn perubahan beban. untuk system normal biasanya digunakan kontaktor.
      5. Kontaktor khusus kapasitor pada dasarnya seperti kontaktor biasa, namun dilengkapi dengan rangkaian resistor. Rangkaian resistor ini akan konek terlebih dahulu beberapa ms sebelum kontak utama masuk. tujuannya adalah untuk menghindari inrush current yang tinggi saat kapasitor ON.
      Semoga membantu

  7. Mudrikal mengatakan:

    Tolong Bantuannya,
    Kira2 berapa persen udah pemakain daya listrik?

    kontrak daya dengan PLN 4670 KVA, 20 KV.
    Tagihan listrik perbulan sekitar 612848 kwh.

    Berapa persen daya yang udah terpakai dari 4670 KVA?

    • irwan mengatakan:

      Pak Mudrikal,
      Berapa persen pemakaian daya tidak bisa dihitung hanya dengan data KWH, karena pastinya beban bapak tidak selalu stabil. Dari data KWH kita hanya bisa dapatkan pemakaian KW rata-rata, yaitu: 612848 KWH/720H=851.18 KW (720 adalah jumlah jam dalam sebulan, 24×30).
      kalau asumsi cos phi selalu 1, berarti pemakaian daya rata-rata tadi hanya 18,23%.
      Untuk aktual pemakaian daya bapak, bisa dilihat dari nilai maximum KVA yang pernah muncul di metering bapak (kalau ada panel metering), itu menandakan pemakaian bapak ketika beban penuh.

      Semoga membantu,
      Irwan

  8. zoeb mengatakan:

    Pak, saya lihat di pasaran ada kapasitor yang dijual dengan tegangan 400, 415, 440, hingga 525v, apakah yang membedakannya??

    terima kasih

    zoeb

    • irwan mengatakan:

      Zoeb,
      400, 415, 440, atau 525 V adalah tegangan pengenal (rating tegangan) dari kapasitor tersebut. tujuannya adalah agar kapasitor tidak diinstall pada tegangan yang tidak sesuai dengan specs nya (melebihi rating tegangannya). sesuai standard, limit tegangan kapasitor yang diijinkan adalah:
      110% Vn: 24 h (h=hour)
      120% Vn: 8h/d (d=day)
      125% Vn: 30min/d
      130% Vn: 5 min (maks: 200x)
      140% Vn: 1 min (maks: 200x)

      kadang di satu kapasitor tertera beberapa voltage, tujuannya adalah untuk memudahkan user menghitung kvar di tegangan kerjanya. (remember: beda tegangan kvar kapasitor juga berubah, makin tinggi tegangan, kvar makin tinggi).
      contoh:
      25 kvar 415V 50Hz –> kapasitor menyumbang 25 kvar jika diberi tegangan 415V 50Hz
      28.1kvar 440V 50Hz –> pada tegangan 440V 50Hz, kapasitor menyumbang 28.1 kvar

      semoga membantu,
      irwan

  9. efrin hadisaputro mengatakan:

    salam sukses buat semua, apa lagi yang punya Blog ini,,
    Permisi saya mau tanya tentang pemilihan nilai kapasitor, dan jenis jaringan yang dipakai itu untuk jaringan Bintang atau delta,,
    Pertannyaannya:
    Apabila diketahui Jaringan Distribusi Primer 20KV/150A
    cos phi = 0,65. cos phi yang diharap = 0,85.
    kira-kira penyelsaiannya seperti apa ya ?
    Terima kasih ^;^

    • irwan mengatakan:

      Pak Efrin,
      Kompensasi KVAR bisa dilakukan di sisi Tegangan menengah ataupun tegangan rendah.
      setahu saya kapasitor TM dihubung star, sedangkan untuk kapasitor TR umumnya dihubung delta.
      Untuk kebutuhan bapak, knapa tidak ditarget k cos phi =1 pak?
      cos phi 0.85 adalah batas minimal cos phi yg ditetapkan PLN agar tidak terkena denda KVARH.
      jadi kalau bapak cmn sediakan kapasitor untuk target cos phi sebesar 0.85 bapak masih riskan terkena denda KVARH.
      untuk kompensasi, biasanya dilakukan di sisi TR karena kapasitor banyak tersedia di market, namun perlu diperhatikan KVAR trafo agar dapat terkompensasi dari sisi TR.
      untuk sistem bapak dengan cos phi awal 0.65, untuk mencapai cos phi 1 bapak butuh kapasitor sebanyak: (1.732x20x150) x 0.76 = 3950 KVAR = 3.95 MVAR –> (0.76=sin phi)

      semoga membantu,
      Irwan

  10. arjun6 mengatakan:

    Gan saya mau pasang kapasitor bank dng daya 345000 KVA cosphi terukur saat ini =0.8 berapa kapasitas kapasitor yg terpasang jk ingin menaikkan cosphi jadi -+0.98/0.99 kapasitor hrs dibagi mjd berapa step. trimakasih gan

    • irwan mengatakan:

      Pak Arjun,
      Mungkin maksud bapak langganan daya 345000 VA (345 KVA) ya?
      agar lebih mudah sebaiknya kapasitor disediakan untuk mencapai target cos phi 1, kalau bapak menginginkan target 0.99 tinggal disetting di PF Regulator nya aja.
      untuk mencapai target cos phi 1, bapak butuh kapasitor sebanyak:
      345 KVA x 0.6 = 206 KVAR atau bisa dilebihkan menjadi 250 atau 300 KVAR.
      untuk pembagian bisa dibagi menjadi 6 step @ 50 Kvar.
      namun perlu diperhatikan beban minimum bapak berapa, agar pada saat beban rendah kapasitor juga bisa kompensasi. jadi nantinya bisa saja step 1 dan 2: 10 KVAR dan step 3, 4 dst di set 50 KVAR.

      semoga membantu,
      Irwan

  11. Guntur PLTD mengatakan:

    Berapa harga inverter 2000 watt & bagaimana cara mendapatkan nya.
    Tolong info nya
    thank.

  12. Beny Brahmantyo mengatakan:

    bapak, saya mau menanyakan : kalau daya 850 KPA dan dipasang kapasitor 50 KPA berapa banyak jumlahnya ? dan bagaimana cara menyetting automatic regulatornya?

    • irwan mengatakan:

      Pak Beny,

      asumsi cos phi 0.8, maka untuk target cos phi 1 bapak butuh kapasitor sebanyak:
      850 KVA x 0.6 = 510 KVAR
      jadi kalau pakai kapasitor 50 KVAR bapak butuh 10 pcs atau dilebihkan sampai 11 pcs.
      untuk regulator, bapak bisa gunakan PFR 12 step, dan target cos phi di set menjadi 1, step bapak bisa aktifkan 10, atau 11 step. atau kalau memang mau nambah untuk spare bapak bisa memakai 12 step @ 50 KVAR.

      semoga membantu,
      Irwan

      • Beny Brahmantyo mengatakan:

        BAGAIMANA CARANYA setting CONTROL PARAMETERNYA MISAL AM (auto manual )-DPF (target DPF)-PF- V – I – V’over -CT ratio – c1 Capacitance – Q kvar – output Loop – Hz

        • irwan mengatakan:

          Untuk setting parameter PF regulator harus disesuaikan dengan kondisi jaringannya. rated tegangan, CT, VT dsb. jika tidak maka PF regulator tidak akan bekerja dengan baik.

  13. ERRY mengatakan:

    buat yang punya situs…. satu kata “HEBAT”

  14. joebae mengatakan:

    dirumah sya listriknya 220v 450 watt,kira2 berapa nilai C yg pas tuk capasitor bank nya?

  15. joebae mengatakan:

    mas sya mw nanya nih,tentang capasitor bank,emang sya kurang mengrti kw d kasi rmus2,krna sya hnya keluaran SD!intinya sya mw psang C bank di rumah sya,tp kira2 berapa nilai nya?listrik d rmah sya 220v 450watt,mhon bntuanya.

  16. syahrul mengatakan:

    selamat pagi pak …
    bisa buat penawaran gk pak untuk capasitor bank 1200 Kvar …
    kirim ke email saya di syahrul.nanang@yahoo.co.id

    terima kasih pak ….

  17. andreas aw mengatakan:

    Selamat sore pak, mau tanya, saya menggunakan genset 630KVA untuk mesin mesin dengan total beban 400KW, dan tidak ada PLN. Apakah perlu menambahkan panel kapasitor Bank, dan apakah relevan?

    • irwan mengatakan:

      Pak Andreas,
      Kalau memang tanpa kapasitor kapasitas gensetnya masih memenuhi untuk menyuplai beban, tidak perlu menambahkan kapasitor bank. untuk beban 400 KW, harus diketahui dulu aktual cos phi nya berapa agar dapat dihitung KVA (genset bekerja berdasarkan KVA). Jika boleh diasumsikan 0.8, bapak belum perlu menambahkan kapasitor bank karena KVA beban hanya: 400/0.8=500 KVA, jadi masih bisa disuplai genset.
      Pada aplikasi panel AMF pun, kapasitor bank biasanya hanya dipakai pada saat bekerja dengan menggunakan suplai dari PLN.

      terima kasih,
      Irwan

  18. penity mengatakan:

    mau tanya pak

  19. penity mengatakan:

    Ikut nimbrung nih…
    saya pernah ngukur daya (2x24jam) dan hasilnya menunjukkan bahwa nilai Kvar dan PF itu berfluktuasi.
    Padahal sudah dipasang kapasitor bank….
    fluktuasinya lumayan….dari 0.67 sampai 0.98 untuk PF.
    dan selama ini masih terkena denda dari PLN.
    kira2 solusinya gimana ?

    • irwan mengatakan:

      Dear Penity,
      Nilai PF dan KVAR memang berfluktuasi bergantung dari beban. oleh karena itu diperlukan Automatic Capacitor bank agar dapat mengkompensasi sesuai dengan kebutuhan beban, dimana PFregulator pada capacitor bank akan secara otomatis mengatur ON/OFF step kapasitor bank yang ada agar target PF tercapai. Manual kapasitor bank tidak dapat mengkompensasi perubahan beban.
      mengenai hasil penukuran yang berfluktuasi, ada 2 kemungkinan:
      1. point pengukuran dilakukan pada line beban, artinya kompensasi kapasitor tidak terukur
      2. memang kondisi beban yang berfluktuasi.

      mengenai denda PLN, berdasarkan pengalaman saya, ada beberapa sebab yang memungkinkan munculnya tagihan KVARH walaupun sudah dipasang kapasitor bank.:
      1. kapasitor bank yang dipasang belum mencukupi
      2. kesalahan installasi/wiring PFRegulator sehingga automatic Cap. Bank tidak bekerja dengan benar.
      3. Step kapasitor bank yang dipasang terlalu besar sehingga pada saat beban hanya butuh KVAR kecil, maka step tidak akan masuk.
      4. Beda point pengukuran antara PLN dan PFregulator. pada pelanggan TM, point metering PLN adalah pada sisi TM, sedangkan PF regulator biasanya adalah di sis TR. Hal ini akan mengakibatkan induktansi trafo tidak akan terkompensasi oleh kapasitor bank sehingga walaupun PF di sis TR sudah bagus (~1) namun di sisi TM masih jelek (0.7 misalnya). biasanya trafo membutuhkan kurang lebih 8% dari kapasitasnya sehingga perlu ditambahkan fix kompensasi untuk trafo. Pada PF regulator tertentu, merk GAE misalnya, dapat disetting besarnya correction factor untuk kompensasi trafo sehingga jumlah step kapasitor yang masuk akan selalu ditambah untuk kompensasi trafo.
      5. perubahan cos phi beban sangat cepat, dalam orde ms, sehingga kompensasi kapasitor bank tidak akan mampu untuk meresponnya. untuk kasus ini digunakan capacitor bank dengan fast compensation system (fast switching) yang menggunakan thyristor untuk switch ON/OFF capacitor.
      respon time dari fast switching capacitor sampai 10 ms (setengah gelombang) dan ON/OFF kapasitor didasarkan pada prinsip zero cross.

      Pada dasarnya jika pemasangan kapasitor bank sudah benar, saya jamin 100% tidak akan muncul tagihan denda KVARH dalam rekening listrik.
      jika berkenan, bisakah dikirimkan rekening listrik dan hasil recordnya ke email saya untuk saya bantu analisa, mungkin bisa membantu.

      terima kasih,
      Irwan
      irwansah.st@gmail.com

      • fajar mengatakan:

        malam pa,maaf mungkin saya kurang ngerti masalah kapasitor bank.yang mau saya tanyakan adalah berapa kvar kapasitor yang harus dipakai untuk daya listrik sebesar 53000watt.

        • irwan mengatakan:

          Pak Fajar,
          harus diketahui cos phi beban agar dapat dihitung dengan tepat.
          daya 53000 watt (watt atau VA)? Note: daya langganan PLN dalam VA bukan watt.
          kalau diasumsikan cos phi awal 0.8:
          kalau watt:
          KVAR= (watt x tan phi)/1000 = (53000 x 0.75)/1000=39.75 KVAR~ 40 KVAR

          kalau VA
          KVAR= (VA x sin phi)/1000 = (53000 x 0.6)/1000=31.8 KVAR ~ 32 KVAR

      • penitypenity mengatakan:

        waaah….tenyata dah di balas.
        terima kasih sekali atas responnya.
        penjelasanya lengkap,…
        iya mungkin lain kali akan saya kirimkan data pengukurannya. kalo data tagihan listrik tidak diijinkan untuk di publikasikan.
        satu yg menjadi pertanyaan saya…bagaimana cara PLN menghitung kelebihan kvar ini?
        apakah setelah cos phi kurang dr 0.85 baru meter kvar nya berjalan atau gmn?

        • irwan mengatakan:

          Penity,
          pada meteran PLN sudah ada register sendiri yang menghitung besarnya pemakaian KVARH. jadi pada saat billing tiap bulan (tanggal 1 jam 10.00) meter PLN akan otomatis merecord besarnya pemakaian KWH, KVARH dan juga KVA Max.
          angka pemakaian KWH dan KVARH yang diperoleh akan otomatis dikalkulasi oleh sistem billing PLN. Jika besarnya KVARH melebihi 0.62 x KWH maka besarnya kelebihan ini akan ditagihkan ke rekening pelanggan. jika kurang, maka pelanggan tidak akan terkena tagihan KVARH.
          Note: angka 0.62 diperoleh dari tan (cos-1 0.85)

          semoga membantu,
          Irwan

          • koeluck mengatakan:

            wah, diskusinya menarik nih…
            bisa ga sih pak kita tau kelebihan KVARH itu sendiri .. jadi ketika sudah berlebih kita bisa menguranginya dan tidak terkena tagihan. :D
            Maap ni pak masih belajar.. he

            • irwan mengatakan:

              Di meter PLN ada record pemakaian KVARH sendiri pak. karena ada register sendiri, jadi pemakaian KVARH yang sudah tercatat gak bisa dikurangi. yang bisa dilakukan adalah memperkecil pemakaian KVARH dengan cara perbaikan cos phi (kalau cos phi=1, maka KVAR=0). untuk tahu apakah kita sudah kena tagihan kvarh atau belum, bisa dibandingkan dengan pemakaian KWH. jika KVARH melebihi 0.62 x KWH, maka kelebihan tersebut itu akan ditagihkan ke kita.

  20. koeluck mengatakan:

    ada yang mau saya tanyakan pak,
    Cos phi = 1 itu berarti Phi = 90o? atau bgaimana pak jika dalam gambar phytagoras diatas?
    sedangkan cos phi adalah perbandingan antara daya semu dan aktif,,, ^^

    saya ingin tau lebih jauh tentang daya reaktif pak, bisa dijelaskan ga?

    • Irwan mengatakan:

      Cos phi=1 itu berarti Phi=0o pak. cos 0=1. Dalam segitiga daya itu berarti besarnya daya semu sama dengan daya aktif (berimpit) sehingga segtiga dayanya hanya berupa garis (QL=0). inilah kondisi dimana sistem benar-benar efektif. arus yang lewat penghantar sesuai dengan besarnya kebutuhan beban.
      Sebenarnya perbandingan daya semu dengan daya aktif lebih tepat disebut power factor. Cos phi akan sama dengan power factor jika tidak ada distorsi harmonik dalam sistem.

      Daya reaktif: daya yang digunakan untuk magnetisasi beban agar suatu peralatan dapat bekerja.

      semoga membantu

      • nur83 mengatakan:

        Cos Phi satu ya memang gak mungkin, kalo gambarnya ya kira2 gak terbentuk segitiga daya, karena daya Semu (S) Sejajar dengan daya aktif (P), jadi daya reaktifnya jadi Nol. jadi gambarnya ya lurus 180 drajat aja (Horizontal).

      • koeluck mengatakan:

        oia dink,,, phi = 0… hohohoh
        makasih pak,,
        kalau di alat alat penghemat listrik itu kan isinya cuma kapasitor kan? sebenarnya bukan menghemat biaya kan pak? tapi mengefektifkan daya? dari kasus itu gmn pak?

        • irwan mengatakan:

          benar pak, sebenarnya itu bukan alat hemat energi tp pengefektif daya.
          namun kalau cos phi kita sudah bagus, kemudian dipasang alat itu, malah akan menaikkan arus, bukan malah jadi efektif.
          trik yang sering mereka pakai adalah menggunakan amperemeter, jadi kelihatan ampere nya turun. namun jika mereka pakai KW meter, tidak akan ada perubahan KW.

    • nur83 mengatakan:

      Cos phi 1 itu hanya ada lampu Pijar, karena gak da beban kapasitif nya,. kalo Cos Phi 1 ya padakenyataannya yagam mungkin, yang ada ya 0,99. kalo Gambarnya kurang lebih ya gak segitiga daya kalo cos pho satu ya semua sejajar. gak terbentuk segitiga.

  21. Yosep Supriyadi mengatakan:

    Selamat siang Pa …..

    Saya mau memasang Cafacitor Bank di tempat Cos2san kami di bandung , besar daya listrik kami 66 kVA.
    Beban yang kami pakai sekarang ini dengan kondisi kamar Cos Full di ukur oleh Tang Ampere sekitar 50 Ampere bahkan kurang dari per Phasanya.
    Pertanyaan kami Pa … Harus yang berapa kVARH untuk Cafacitornya , Apabila bapak tidak keberatan …. Apabisa tolong Bapak kirimkan melalui email saya Gambar untuk pemasangan Cafasitor untuk kebutuhan 66 kVA.

    Terimakasih.

    Pa. Yosep / Bandung.

    • Irwan mengatakan:

      Dear Pa Yoseph,
      Untuk pemasangan kapasitor bank, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan:
      a.apakah kontrak listrik bapak ditagih denda KVARH?
      b. cos phi awal dari jaringan bapak.
      c. apakah KVA nya masih mencukupi?
      d. profil beban dari jaringan listrik.

      Jika ternyata bapak tidak ditagih denda KVARH, dan daya KVA masih mencukupi menurut saya belum perlu dipasang kapasitor.
      Jika bapak dikenakan denda kvarh, berarti pemasangan kapasitor “wajib” untuk menghilangkan denda di rekening selanjutnya. untuk besarnya kapasitor yang dibutuhkan kita dapat hitung dengan cara: 66 KVA x 0.6~ 40 KVAR (asumsi cos phi awal: 0.8). untuk sistemnya sebaiknya dipasang kompensasi terpusat dengan automatis Cap bank. hal ini dikarenakan untuk kost2an biasanya beban bervariasi sehingga tidak dapat digunakan sistem kapasitor manual/fix.

      Kalau bapak tidak keberatan, mohon dapat dikirimkan scan tagihan listrik bulan terakhir ke email saya: irwansah.st@gmail.com. dari rekening itu dapat dilihat cos phi rata-rata dlm sebulan dan ada tidaknya denda kvarh sehingga dapat dirancang system yang sesuai.

      semoga membantu.

  22. yana mengatakan:

    pak irwan..slmat sore..
    saya punya pertanyaan buat bapa,,apa kapasitor bank bs d aplikasikan ke 1 phase misalnya untuk listrik rumah tinggal…apabila beban daya yg dimiliki kisaran 900 / 1300watt..
    trim’s pa…

    • Irwan mengatakan:

      Pak yana,
      kapasitor bisa digunakan ddalam sistem single phasa karena memang ada kapasitor 1 phasa.
      Yang perlu dicatat adalah “kapasitor tidak dapat menurunkan tagihan KWH”. kalau kapasitor dipasang dan cos phi beban sebelumnya sudah bagus, kapasitor malah akan memperbesar konsumsi arus, dan dapat menyebabkan breaker trip.
      kalau bapak pernah lihat penjual “penghemat daya” itu sebenarnya adalah kapasitor.
      untuk peralatan rumah tangga, misalnya pompa air, kayaknya sudah dilengkapi dengan kapasitor (sy kurang tahu itu untuk start motor atau kompensasi.. :D)
      Semoga membantu.

  23. anwar mengatakan:

    pake capasitor bank.ko tagihan malah makin mahal kenapa yah

  24. sUNOKO mengatakan:

    Mas Hendra,..saya mau tanya…
    Saya ada pasang trafo 1250 kVA, dan kapasitor bank terpasang 750 kVAR. ketika semua step kapasitor masuk, terjadi kapasitif. pertanyaannya, apa pengaruh dari kapasitif ini dan kalo jadi beban berapa beban yang terjadi ? apakah ini mempengaruhi pemabayaran ke rekening kWH kita ? dan bagaimana perhitungan biayanya.

    terima kasih infonya

    • irwan mengatakan:

      Pak Sunoko,
      Kalau kapasitor bank menggunakan Power factor regulator harusnya terjadinya PF kapasitif ini dapat dihindari, karena jika terdeteksi PF kapasitif maka PFR otomatis akan memerintahkan untuk mematikan beberapa step sehingga target cos phi tetap tercapai.
      Kapasitif akan menyebabkan daya KVA akan naik. perhitungannya juga sama dengan saat beban induktif. KVA pada PF 0.98 induktif akan sama dengan PF 0.98 Cap. Akibat yang mungkin akan timbul adalah muncul tagihan KVAMax jika memang pemakaian daya KVA melebihi batas kontrak.
      Sejauh ini PLN hanya menagih KVARH lagging (Induktif), sedangkan KVARH Cap tidak ditagih. Namun ada wacana bahwa pemakaian daya KVARH ini akan diabsolut artinya dijumlahkan antara KVARH lagging dan leading dan diperhitungkan dalam rekening.
      perhitungan tagihan KVARH:
      KVARH dibayar: Pemakaian KVARH-0.62 x KWH
      *0.62 diperoleh dari tan(acos 0.85)
      contoh:
      1. Data pemakaian sebulan:
      pemakaian KWH: 100
      pemakaian KVARH: 80,
      KVARH dibayar: 80-0.62×100=18–> PLN hanya menagih 18 KVARH, tinggal dikali harga per KVARH nya
      2.Data pemakain sebulan
      Pemakaian KWH: 100
      Pemakaian KVARH: 60
      KVARH dibayar: 60-0.62×100=-2 –> tidak ada tagihan KVARH,

      Semoga membantu.

  25. Wenny Syahputri mengatakan:

    Apa kalau dalam menentukan ukuran kabel sudah ada tabel standar yang dibuat oleh PLN atau dari standart internasional seperti British Standar atau japan industrial standar tolong penjelasan jika bloger yang terhormat ada yang paham

  26. Wenny Syahputri mengatakan:

    Memangnya Cos phi ini dapat diartikan sebagai cosinus 3,1416 tolong penjelasan

    • irwan mengatakan:

      Wenny,
      Phi disini bukan besaran phi yang besarnya 3.14. yang dimaksud Phi disini adalah beda sudut antara vektor tegangan dan arus.
      Semoga membantu

  27. Acon Street mengatakan:

    pak sy mau tanya saya pake daya 250000 yg baik pake kapasitoy yg brapa sedangkan beban kavar 9,6 amakah msh bisa mengirit pak trimaksih

    • irwan mengatakan:

      Pak Acon,
      Perhitungan kebutuhan kapasitor didasarkan pada power factor beban.
      jika tidak diketahui, biasanya PF awal diasumsikan sebesar 0.8, sehingga sin phi: 0.6.
      untuk kasus bapak, daya 250 KVA dibutuhkan kapasitor sebesar: 250 x 0.6=150 KVAR.
      Perlu ditegaskan bahwa kapasitor bukan dimaksudkan untuk penghematan rekening listrik, artinya tidak akan berpengaruh ke tagihan kecuali kalau sebelumnya muncul tagihan KVARH.
      pemakaian kapasitor bank dapat menghilangkan denda KVARH dalam rekening.
      Kapasitor bank digunakan untuk efektifitas pemakaian daya kontrak.
      sebagai contoh:
      daya 250 KVA tidak akan dapat digunakan untuk menghidupkan 2 mesin 110 KW cos phi 0.8,
      karena KVA 2 mesin ini adalah: 2 x (110:0.8)=275 KVA–> melebihi daya kontrak.
      dengan pemasangan kapasitor, daya 250 ini akan mencukupi. misal dengan kapasitor diperoleh cos phi 1, maka daya KVA dari 2 mesin ini adalah 2 x (110:1)=220 KVA –> masih dibawah daya kontrak.

      semoga membantu.

  28. joe8370 mengatakan:

    boleh gbung g nih?saya lagi belajar menghitung R perarel nih,tapi saya masih bingung dengan cara penjumlahanya!contoh 3 R pararel

    1/R total = 1/R1+1/R2+1/R3
    1/R total = 1/15 + 1/15 + 1/30
    1/R total = 2/30 + 2/30 + 1/30
    1/R total = 5/30
    1/R total = 30/5
    1/R total = 6 ohm
    yang saya masih g ngerti, angka 2/30 + 2/30 + 1/30 angka 2,2,1 dan 30 nya dapat darimana?mhon penjelasnnya yang detail mas,mklum saya hanya keluaran SD,jadi saya juga agak bingung dengan matematika.

    • irwan mengatakan:

      Joe,
      koreksi persamaan diatas:
      1/R total=5/30
      R total=30/5= 6 Ohm

      angka 2, 2, 1 dan 30 diperoleh dari penyetaraan “penyebut” pada penjumlahan pecahan agar dapat dijumlahkan..
      1/15 = 2/30
      sehingga . angka 30 diambil dari “KPK” antara 15 dan 30.
      1/15+1/15+1/30 = 2/30+2/30+1/30

      semoga membantu

  29. caonstreet mengatakan:

    mas saya mau tanya saya pake daya 250000 saya hrs pake kapasitor yg brapa ya

  30. dedi hidayat mengatakan:

    setelah menbaca poin di atas saya jd tertarik..mengenai kapasitor bank.untuk itu saya mau tanya..
    saya mempunyai daya 197 kva…pertanyaan saya berapa kapasitor yg harus saya pasang../berapa kvar nya yg di butuhkan..mohon balasan nya dan terimakasih

  31. Djatie mengatakan:

    Cara Menghitung Kebutuhan Kapasitor Bank

    ane bingung dengan judul diatas, ane skull di listrik instalasi
    Kapasitor tu ya ukurane farad bukan KVAR
    ===================================
    ->saya asumsikan cos phi faktor di pabrik bapak adalah sebesar 0.70. jika cos phi faktornya ingin dirubah agar menjadi 0.90, maka bapak harus memasang faktor daya sebesar 8.250 VAR atau 8.25 kVAR.

    bang cosq atau cos phi tu sudut, yang besarnya 0,00 mpe 1 bukan 8.250 kvar, kvar tu daya bang
    Harusnya
    MAKA BAPAK HARUS MEMASANG KAPASITOR BANK DENGAN xxx FARAD DIMANA AKAN MEMPERBAIKI FAKTOR DAYA SEBESAR 0,20 DIMANA ITU AKAN MENGURANGI kVA/kVAr SEBESAR xxxx
    ==================================
    ->Contoh 1. Sebuah pabrik kimia memasang sebuah trafo 1500 kVA. Kebutuhan parik pada mulanya 1160 kVA dengan faktor daya 0,70. Persentase pembebanan trafo sekitar 78 persen (1160/1500 = 77.3 persen). Untuk memperbaiki faktor daya dan untuk mencegah denda oleh pemasok listrik, pabrik menambahkan sekitar 410 kVAr pada beban motor. Hal ini meningkatkan faktor daya hingga 0,89, dan mengurangi kVA yang diperlukan menjadi 913 kVA, yang merupakan penjumlahan vektor kW dankVAr. Trafo 1500 kVA kemudian hanya berbeban 60 persen dari kapasitasnya. Sehingga pabrik akan dapat menambah beban pada trafonya dimasa mendatang. (Studi lapangan NPC)

    ini lagi juga mana kapasitornya bang?

    ================================================================
    Sekarang aku mau tanya nih -> pabrik menambahkan sekitar 410 kVAr pada beban motor.
    kapasitornya berapa farad agar kvar nambah jadi 410?

    MESTI SAMPEYAN MUMET JAWABNYA

    Anda gak ngasih solusi malah bikin mumet orang, kliatan dari pertanyaan yang hubungane berapa farad mesti gak di jawab.

    judul -> Cara Menghitung Kebutuhan Kapasitor Bank
    gak cocok dengan apa yang anda tulis

    • irwan mengatakan:

      Pak Djatie,
      Memang benar satuan kapasitor dikenal dari nilai Faradnya.
      Namun dalam dunia industri, akan lebih mudah jika kita langsung tahu KVAR dari kapasitornya.
      Power meter yang digunakan dalam panel-panel listrik pun sudah otomatis menunjukkan besarnya nilai KVAR dari system, baik lagging (induktif) maupun leading (capacitif). Contoh, jika meter menunjukkan KVAR induktif sebesar 50 KVAR, itu artinya kita harus menambahkan kapasitor 50 KVAR dalam sistem agar cos phi menjadi 1.
      Power capacitor di pasaran sekarang pun dikenal dari spesifikasi KVAR nya, bisa dilihat dari name plate yang tertera di kapasitor, misalnya 50 KVAR 415 V artinya jika mendapat tegangan 415 V kapasitor tersebut akan menyumbang daya 50 KVAR. beberapa brand memang ada yang menambahkan besarnya FARAD dari kapasitor tersebut.
      Besarnya FARAD dapat dihitung dari specs KVAR tersebut. bapak dapat menggunakan persamaan:
      Qc=(V^2)/Xc –> V^2= V kuadrat, Qc=KVAR Kapasitor
      Xc=1/(2 x phi x f x C)
      karena semua Variabel diketahui (Qc, V, f) diketahui maka besarnya kapasitansi C (Farad) dapat dihitung.
      Jika bapak mencoba mencari power kapasitor di pasaran (schneider, GAE, circutor, nokian) pasti akan ditanya berapa KVAR yang dibutuhkan.

      semoga membantu

  32. bunda jahra mengatakan:

    Salam sejahtera Pak…
    Saya ingin bertanya, bagaimana menentukan kabel untuk pompa 15 KW? dan berapa nilai KVA-nya pada pompa 15 KW?

  33. toni mengatakan:

    Yth bapak Hendra ,terima kasih atas tulisan nya dan saya merasa terbantu. saya ada satu pertanyaan pak bagaimana cara nya besaran kapasitor KVAR diterjemahkan dalam besaran kapasitansi farad ? contoh : 500KVAR berapa farad/volt nya.terima kasih.salam.toni

    • irwan mengatakan:

      Pak Toni,
      Dapat digunakan persamaan berikut:
      Qc=(V^2)/Xc –> V^2= V kuadrat, Qc=KVAR Kapasitor
      Xc=1/(2 x phi x f x C)
      sehingga besarnya C (Farad) didapatkan:
      C=Qc/(2 x phi x f x V^2)

      semoga membantu

  34. cita mengatakan:

    slmt siang k’….sy mw tanya soal neh:
    Sebuah motor DC shunt 5 HP, 115 vOLT MENARIK arus dari jaringan 36 A dengan kecepatan 1500 rpm. Tahanan lilitan medan (eksitasi) Rsh = 52 ohm. Apabila putaran dinaikkan menjadi 1700 rpm harus ditambahkan tahanan seri pada tahanan medan. Pada kondisi ini motor mengambil arus sebesar 42A.
    hitunglah:
    a.kerugian daya dan presentasi daya terhadap daya input dari lilitan Medan pada kecapatan 1500 rpm.
    b. kerugian daya dan presentasi kerugian daya terhadap daya input Rheostat (R=28 ohm) pada kecepatan 1700 rpm…

    k2 tlng y bantuu ksh tw caranya aj, coz cita bingung k’ cara krjanya gmna……..

  35. babayuda mengatakan:

    Assalamualikum …permisi pak indra ..ane mao nanya kalo cara pemeasangan yg individual ntu bagaimana ya?(mohon dgn gambar)..dan cara menentukan kvrnya..dgn daya semu 23 kva dan daya aktifnya 18,7 kw…terimakasih sebelumnya..

  36. herminsyah mengatakan:

    Gan , saya mau nanya nieh boleh gak ..?
    kalau boleh ,,
    Ini pertanyaan saya ..?
    Gimana cara mencari beban yang terpakai saat sebuag perangkat elektronia (TV 21 INCI / 220 Volt ) sedang menyala atau hidup ..?

  37. herminsyah mengatakan:

    Gan , saya mau nanya nieh boleh gak ..?
    kalau boleh ,,
    Ini pertanyaan saya ..?
    Gimana cara mencari beban yang terpakai saat sebuag perangkat elektronia (TV 21 INCI / 220 Volt ) sedang menyala atau hidup ..?

    • irwan mengatakan:

      Pakai Powermeter digital aja pak, jadi bisa ketahuan besarnya tegangan, arus, cosphi, dan dayanya. beban dapat ditinjau dari beberapa besaran, ada yang dilihat dari Amperenya, ataupun daya nya.

  38. hmihardja@yahoo.com mengatakan:

    Salam Kenal mas Hendra,
    Saya, Harry, awam dalam hal perlistrikan, ingin mengetahui lebih lanjut jawaban atas pertanyaan dari Mas Jopiandi yang menanyakan besar kapasitor bank bila kapasitas daya 33000 VA.
    Saya coba utak-atik, tidak ketemu besaran 8.25 KVAR.
    Kebetulan saya baru akan menaikan daya listrik di workshop saya dari 6.6 KVA menjadi 30 KVA. Mengingat mesin-mesin yang akan digunakan, saya perlu memasang capacitor bank.

    Bila cukup dengan besaran 8.25 KVAR apakah berlebihan bisa saya memakai 15 KVAR ?
    Saya perlu informasi seputar capacitor bank, agar saya tidak keliru pada saat membeli panel capacitor bank (capacitor dan perlengkapannya) sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya yang tidak perlu.
    Saya ingin “tetap aman” dengan harga yang terjangkau.
    Bila ada saran dimana saya bisa membeli panel capacitor bank untuk kebutuhan saya tersebut, dengan senang hati saya menerimanya dan banyak terima kasih atas bantuannya.

  39. Rusbiyanto mengatakan:

    pagi pak. untuk membuat sebuah kapasitor bank, minimal komponen apa saja yang di perlukan agar kapasitor bank tersebut bisa berfungsi dengan baik. terima kasih.

  40. abdul.syukur mengatakan:

    nee q baru dapat project kapasitor bank tapi merakit sendiri shere dong pertama persiapan yg harus dibuat..alnya nee baru buat q om..tank’s

  41. aryarta mengatakan:

    siang pak hendra sya mw tanya, bsa ega dkrimin contoh gambar panel kapasitor, rangkaiannya??
    sya punya mccb 18kA da 12buah, contactor 3ph 95A ada 12 buah capasitor 25kvar 415 v 12buah, mnta dkrim gmbar rangkaian panelnya ke email sy dan alat apa yg perlu dtambahkan, semoga makin pintar dan sukses terussss ya

  42. Anonymous mengatakan:

    Pak Hendra Saya mau rakit panel capsitormini dg Daya 41.25Kva,berpa kvart seharusnya kapasitor yg Saya pasang.trims…..

  43. rangga mengatakan:

    Selamat sore pa hendra, saya mau tanya nih.. untuk daya listrik 105 Kva berapa kapasitas kapasitor bank yg di butuhkan? dan bagaimana cara menghitungnya? minta tolong rumusnya pa.. trims…

  44. joko haryanto mengatakan:

    met saing pak hendra…..met kenal
    pak saya mau tanya tentang KVA..dipt saya punya daya 400kva…tiap hari selama 24 jam pemakaian rata2 550 kwh berapa besarnya kva yang sudah terpakai..(masih berapa sisa daya KVA dari 400Kva itu)..trima kasih

    • hendrabudianto mengatakan:

      selamat siang juga mas joko dan salam kenal kembali. KVA dengan KWH adl 2 hal yg berbeda. maksud 400 kva di atas berarti kemampuan pemakaian beban maksimal yg bisa dipakai di rumah mas joko adl 400 kva dan angka itu tidak akan berkurang meskipun oleh karena adanya pemakaian beban, hanya saja jika pemakaian kita pada satu wkt tertentu melebihi 400 kva, maka breaker pada kwh akan trip karena beban yg ada telah melebihi kemampuan yg ada. sedangkan utk menghitung total pemakaian beban kita (dlm kwh) adalah dengan cara mengalikan jumlah beban dikali waktu pemakaian ( contoh : 550 watt x 24 jam x 30 hari = 396.000 wh = 396 kwh (utk pemakaian dlm 1 bulan))

  45. Edi mengatakan:

    Mas hendra, sy mau tanya capasitor ditempat sy sering jebol.padahal baru diganti.faktor apa saja yang dapat menyebabkan capasitor bisa jebol?Jika capasitor beda nilai kvarnya apa ada pengaruhnya?

  46. Mif Huda mengatakan:

    assalamu alaikum wr wb.
    Mas, di sekolah saya psg kapasitor 25uF/450VA yg sy psg paralel pd box mcb tp kok spt tdk ada pengaruhnya, msh srg jeglek/mati d kwh mtr ( daya 3500VA). Mohon bantuannya agr listrik kami bs optimal dan hemat.
    matur nuwun

  47. M.Fakhrudin mengatakan:

    Asslkm wr wb. mas Hendra Budianto, selamat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1432 H.
    Salam kenal dari saya, mau tanya mas: 1. Bagaimana bila ada pengeruh gelombang harmonik dan apa efeknya.
    2. Kapan kita harus pasang reaktor dan apa fungsinya?
    Salam, M.Fakhrudin

    • hendrabudianto mengatakan:

      Wa’alaikum salam mas fakrudin, salam kenal kembali dan selamat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1432 H juga saya ucapkan untuk mas dan keluarga. Pertanyaan mas tersebut kurang jelas karena saya tidak tahu pengaruh gelombang harmonik tersebut terhadap apa. Tapi saya akan coba berikan beberapa kerugian yg terjadi akibat adanya pengaruh harmonik tersebut:

      a. Pengaruh Harmonik Pada Kapasitor Bank Kapasitor banyak dijumpai pada sistem distribusi yang umumnya adalah kapasitor bank tiga fasadan dipasang paralel dengan beban. Tujuannya adalah untuk perbaikan faktor daya dan perbaikan profil tegangan sistem distribusi. Kapasitor-kapasitor ini tidak membangkitkanharmonik, tetapi membentuk suatu rangkaian loop yang kemungkinan mencapai keadaanresonansi.Kondisi resonansi dicapai bila impedansi total sistem bersifat resistif dan reaktansi-reaktansiinduktif dan kapasitif saling meniadakan. Ada dua macam resonansi pada sistem tenaga listrik,yaitu resonansi paralel dan resonansi seri, tergantung pada konfigurasi rangkaian resonansi.Resonansi paralel memperbesar arus dan resonansi seri memperbesar tegangan. Dalam sistemtenaga listrik yang mengandung peralatan yang dapat menghasilkan harmonik, maka keduaresonansi tersebut dapat terjadi.Kehadiran arus-arus beban yang mengandung harmonik pada sistem tenaga listrik,memungkinkan terjadinya masalah-masalah lain seperti resonansi paralel dalam sistem distribusidengan kapasitor daya. Selama kondisi resonansi, arus mengalir hanya pada tahanan murni saja,yang umumnya sangat rendah.Masalah-masalah yang disebabkan dengan bersamaan resonansi paralel adalah pemanasan padakapasitor bank akibat bertambahnya rugi-rugi pada besi, isolasi dan konduktor disertai dengankenaikan temperatur. Jika arus harmonik yang tinggi dibiarkan, maka akan memperpendek umur dan merusak peralatan.

      b. Pengaruh Harmonik Pada Peralatan Pemutus Tenaga dan FusePemutus tenaga dan fuse merupakan peralatan sistem distribusi yang berfungsi sebagai pemutus beban. Ada beberapa bukti bahwa distorsi harmonik dapat mempengaruhi kemampuan pemutustenaga. Arus beban yang terdistorsi dan level gangguan yang rendah kemungkinan mengandung persentase distorsi arus beban yang tinggi. Bila distorsi arus beban terjadi, dapat mengakibatkankecuraman arus (di/dt) pada zero crossing lebih tinggi dari bentuk gelombang sinusoidal,sehingga membuat pemutusan lebih sulit.

      c. Pengaruh Harmonik Pada Peralatan-Peralatan Lain‡ Timbulnya getaran mekanis pada panel listrik yang merupakan getaran resonansi mekanisakibat harmonik arus frekuensi tinggi.‡ Harmonik dapat menimbulkan tambahan torsi pada kWh meter jenis elektromekanis yangmenggunakan piringan induksi berputar. Sebagai akibatnya, terjadi kesalahan penunjukan kWhmeter karena piringan induksi tersebut dirancang hanya untuk beroperasi pada frekuensi dasar.‡ Interferensi frekuensi pada sistem telekomunikasi karena biasanya kabel untuk keperluantelekomunikasi ditempatkan berdekatan dengan kawat netral. Triplen harmonic pada kawatnetral dapat memberikan induksi harmonik yang mengganggu sistem telekomunikasi.‡ Pemutus beban dapat bekerja dibawah arus pengenalnya atau mungkin tidak bekerja pada arus pengenal. Pemutus beban yang dapat terhindar dari gangguan harmonik pada umumnya adalah pemutus beban yang mempunyai respon terhadap true-rms current atau kenaikan temperatur karena arus lebih.

  48. dicky mengatakan:

    Mas mo tanya ukuran kapasitor ya cocok untuk motor 3phase 380v 11kw, brapa ya? Terima kasih atas jawabannya.

  49. Anonymous mengatakan:

    saya mau tanya, utk aki 24v mau sy pasang kapasitor.
    kira2 berapa ya???
    mohon bantuannya

  50. arifin mengatakan:

    pak, maaf sy mau ngrepotin. saat ini sy lg mulai nyusun ta perbaikan faktor daya dg kapasitor, hal apa saja yang perlu sy lakukan demi terselesaikannya ta dg cepat, tepat dan manfaat.
    trimakasih pak, mohon dibantu

    • hendrabudianto mengatakan:

      Berdasarkan pengalaman saya dulu, hal-hal yg bisa mas arifin lakukan saat penyusunan TA agar hasilnya memuaskan adl :
      1. Harus rajin mengejar dosen pembimbing, karena dia yg akan membantu kita dalam menyusun TA sekaligus memberi ACC atas TA yg kita buat.
      2. Cari referensi sebanyak mungkin tentang materi TA yg kita buat baik dari buku, internet dll.
      3. Usahakan TA yang kita buat adalah murni buatan kita dan belum pernah dibahas sebelumnya (100% new)
      4. Banyak berdoa dan minta petunjuk pada ALLAH SWT agar TA yg kita buat bagus hasilnya.

      Demikian 4 hal penting yg menurut saya bisa mas praktekkan saat membuat TA. Saya do’akan TA mas arifin hasilnya memuaskan ya. Dan selamat menyusun TA.

  51. Anonymous mengatakan:

    Cara pemasangannya terhadap MDP bgmn? dipasang parallel kah?

    • hendrabudianto mengatakan:

      Cara pemasangan instalasi kapasitor dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu :

      1. Global compensation
      Dengan metode ini kapasitor dipasang di induk panel ( MDP )
      Arus yang turun dari pemasangan model ini hanya di penghantar antara panel MDP dan transformator. Sedangkan arus yang lewat setelah MDP tidak turun dengan demikian rugi akibat disipasi panas pada penghantar setelah MDP tidak terpengaruh. Terlebih instalasi tenaga dengan penghantar yang cukup panjang Delta Voltagenya masih cukup besar.

      2. Sectoral Compensation
      Dengan metoda ini kapasitor yang terdiri dari beberapa panel kapasitor dipasang dipanel SDP. Cara ini cocok diterapkan pada industri dengan kapasitas beban terpasang besar sampai ribuan kva dan terlebih jarak antara panel MDP dan SDP cukup berjauhan.

      3. Individual Compensation
      Dengan metoda ini kapasitor langsung dipasang pada masing masing beban khususnya yang mempunyai daya yang besar. Cara ini sebenarnya lebih efektif dan lebih baik dari segi teknisnya. Namun ada kekurangan nya yaitu harus menyediakan ruang atau tempat khusus untuk meletakkan kapasitor tersebut sehingga mengurangi nilai estetika. Disamping itu jika mesin yang dipasang sampai ratusan buah berarti total cost yang di perlukan lebih besar dari metode diatas

  52. Hockey susanto mengatakan:

    saya ingin bertanya.apa yang dimaksud mccb 3 phasa 25 A 25 KA ?
    apa fungsi KA pada mccb 25 A.terima kasih

  53. Anonymous mengatakan:

    siang pak, tolong untuk perhitungan yg contoh pertama diatas bisa lebih terperinci untuk hasil2 perhitungan angka2 yg didapatkan caranya bagaimana dgn rumus yg sudah ada ( segitga daya).
    Terimakasih.

  54. jopiandi mengatakan:

    pak,pabrik saya dengan kapasitas daya 33000 W saya harus pakai kapasitor bank yang besarnya berapa?tolong dibantu.terima kasih

  55. Bee Winata mengatakan:

    Untuk menghitung besarnya kapasitor yang mesti digunakan bagaimana ?
    yang digunakan jenis kapasitor apa ya ?
    contoh untuk rumah dengan daya 2200W, dengan aneka peralatan umum seperi lamput hemat energy, AC, pompa, tv, microwave ?

    • hendrabudianto mengatakan:

      untuk kebutuhan kapasitornya dengan asumsi faktor daya dirumah bapak adalah sebesar 0.70 dan akan dirubah menjadi 0.90, maka bapak harus memasang kapasitor dgn besar minimal 550 VAR.

      • arief mengatakan:

        minimalkan 550 var mas trus berapa mikro farad..? soalnya tiap mo beli kapasitor yang ditanya ukuran faradnya bukan var nya…. mohon pencerahannya mas

  56. Anonymous mengatakan:

    siang p.hendrabudianto,mohon dibantu menghitung daya yang diperlukan untuk 1650 KVA,trima kasih bantuannya

    • hendrabudianto mengatakan:

      selamat siang juga pak. saya agak kurang faham dengan maksud pertanyaan mas. jadi saya asumsikan mas tanya untuk 1650 kVA, berapa kW yang dibutuhkan. Cara perhitungannya adalah 1650 x 0.8 = 1320 kW. mudah-mudahan jawaban saya bisa membantu. terima kasih.

      • dedi hidayat mengatakan:

        malam pak hendra melihat poin di atas saya jd bingung pak dari 1650kva menjadi 1320 kw padahal info yg masuk katanya faktor kli nya 0.92 jd yg betul yg mana pak trimakasih

  57. Sarman mengatakan:

    Trims atas informasinya yang sangat berguna buat saya.
    Smoga bisa memberikan ilmu nya yang lain lagi.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s