Pesan Terakhir Nabi Muhammad SAW Menjelang Ajal Menjemputnya

Posted: Maret 14, 2011 in Religi

Sebelum malaikat Izrail diperintah Allah SWTuntuk mencabut nyawa Nabi Muhammad SAW,Allah SWT telah berpesan kepada Jibril. “Hai Jibril, jika kekasih-Ku menolaknya, laranglah Izrail melakukan tugasnya!” Sungguh berharganya manusia yang satu ini.
Tiba-tiba dari luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk, “Maafkanlah, ayahku sedang demam” kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup pintu.
Kemudian ia kembali menemani ayahnya yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah, “Siapakah itu wahai anakku?”. “Tak tahulah ayahku, sepertinya orang baru, sekali ini aku melihatnya” tutur Fatimah lembut. Lalu, Rasulullah menatap puterinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bahagian demi bahagian wajah anaknya itu hendak dikenang.
Ketahuilah wahai anakku, dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikatul maut” kata Rasulullah, Fatimah pun menahan ledakan tangisnya.
Malaikat maut datang menghampiri, tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut bersama menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah SWT dan penghulu dunia ini. “Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?” Tanya Rasululllah dengan suara yang amat lemah. “Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu” kata Jibril. Tapi itu ternyata tidak membuat Rasulullah lega, matanya masih penuh kecemasan.
Engkau tidak senang mendengar khabar ini?” Tanya Jibril lagi. “Khabarkan kepadakubagaimana nasib umatku kelak?” “Jangan khawatir, wahai Rasul Allahaku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umatMuhammad telah berada di dalamnya” kata Jibril. Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. “Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini.”
Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam, Ali yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. “Jijikkah kau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?” Tanya Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu. “Siapakah yang sanggup, melihat kekasih Allah direnggut ajal” kata Jibril. Sebentar kemudian terdengar Rasulullah mengaduh, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. “YaAllahdahsyat sekali maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku” Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi.
Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali mendekatkan telinganya. “Uushiikum bis-shalaati, wamaa malakat aimaanukum (peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu)”. Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “Ummatii, ummatii, ummatiii! (Umatku, umatku, umatku)“.
Dan, berakhirlah hidup manusia mulia yang memberi sinaran itu. Allaahumma sholli ‘alaaMuhammad wa’alaihi wasahbihi wasallim. Ya Allah, Berikanlah untuk Muhammad “al wasilah” (derajat) dan keutamaan. Dan tempatkanlah ia di tempat terpuji sebagaimana yang telah Engkau janjikan”.
Betapa mendalam cinta Rasulullah kepada kita ummatnya, bahkan diakhir kehidupannya hanya kita yang ada dalam fikirannya. Sakitnya sakaratul maut itutetapi sedikit sekali kita mengingatnya bahkan untuk sekedar menyebut namanya.

 

About these ads
Komentar
  1. Haris Inka Simbara mengatakan:

    allah humma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammad wa ‘alaa aalihii washahbihii wasallim

  2. Agnes mengatakan:

    Allahuma shalli ala sayyidina Muhammad wa ‘ala ali sayyidina Muhammad

  3. Dede puetra mengatakan:

    Ya ALLAh ampunilah dosa dosa hamba, tempatkan la pemimpin kami nabi Muhammad SAW, d syurga yg telah engkau janjikn, dan ijinkan la kelak y ALLAH, pertemukan hamba dngn kekasihMu, sampaikn shalawat dan salam kpd baginda rasullullah saw beserta keluargany

  4. Y'allah..jdkanlah kami orang yg bertaqwa,,yg selalu ingat akan perintahMU.. Fiifian mengatakan:

    Y’allah, , ,
    jdkan kami orang yg beriman dan bertaqwa hanya kpdaMU…
    Yg selalu ingat akan ajaran nabi kami tercinta.
    Dan berilah baginda rosullullah tempat yg paling indah disisiMU
    aminn

  5. Faridz mengatakan:

    Allahuakbar….. sungguh,, semoga kita bisa mendapat syafaat kanjeng nabi Muhammad SAW dihari kiamat kelak.. amin..

  6. Anonymous mengatakan:

    Tak terasa air mataku ikut serta menetes…

    Sollallahu ala muhammad

  7. Jemi de la Rocha mengatakan:

    Jika ada seseorang yg paling bertaqwa di sisi Allah dan ia mendapatkan syurga Firdaus, maka yang lebih layak didapatkan oleh Rasulullah adalah seratus kali lipat dari syurga tersebut…..

  8. Anonymous mengatakan:

    subahanaallah ya allah berikan lah pemimpin ku muhammad tempat yang layak yaitu shurga baginya. yang telah engkau janjikan.

  9. SUHENDRA mengatakan:

    subhanallah..pantaslah jika berdoa tidak disertai shalawat,,,tidak akan diterima doa tersebut…ALLAHUAKBAR..

  10. eko setiawawn mengatakan:

    benar2 sangat menyentuh hati
    seberapa besar pengorbanan rosullulah untuk umatnya
    tp apa pengorbanan kita buat ROSULLULAH apa apa

    • hendrabudianto mengatakan:

      betul sekali mas, marilah kita sama2 introspeksi diri agar kita bisa membalas semua pengorbanan beliau kepada kita, dan semoga kita semua termasuk umat2nya yang akan mendapat syafaatnya kelak amiin.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s