Arsip untuk Juni, 2011


Melanjutkan posting saya kemarin, berikut saya berikan lagi tambahan koleksi lagu2 jadul saya. Selamat men download dan semoga bermanfaat.

1. Katakanlah, By : Sket

Untuk download lagunya : DISINI

Untuk download liriknya : DISINI

 

2. Takkan Kembali, By : Sket

Untuk download lagunya : DISINI

Untuk download liriknya : DISINI

 

3. Mawar Merah, Terlalu Manis, By : Slank

Untuk download lagu Mawar Merah : DISINI 

Untuk download liriknya : DISINI

 

Untuk download lagu Terlalu Manis : DISINI

Untuk download liriknya : DISINI

 

4. Bayangan, by : U Camp

Untuk download lagunya : DISINI

Untuk download liriknya : DISINI

 

5. Salam Untuk Dia, By : Voodoo

Untuk download lagunya : DISINI

Untuk download liriknya : DISINI

 

6. Don’t Cry, By : Gun’s and Roses

Untuk download lagunya : DISINI

Untuk download liriknya : DISINI

 

7. Nothink Else Matter, By : Metallica

Untuk download lagunya : DISINI

Untuk download liriknya : DISINI

 

 


Peluang usaha seringkali dilihat sebagai peluang bisnis yang sesaat. Tak heran jika wirausahawan model begini tak langgeng dalam menjalankan usaha bisnisnya. Padahal peluang usaha tersebut jika dipelihara dengan manajemen standar, pasti sukses. Apa yang harus dilakukan pebisnis pemula jika melihat peluang usahatersebut dan bagaimana mengelola kesempatan tersebut agar bisa membawa kesejahteraan yang langgeng? Berikut ini ada baiknya mencermati tips tentangmemulai usaha sendiri.

Langkah awal mulailah usaha dengan sebuah mimpi. Semua bermula dari sebuah mimpi dan yakinkan akan produk yang akan kita tawarkan. A dream is where it all started. Pemimpinlah yang selalu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk. Begitu juga dengan cara pelayanan, jasa, ataupun ide yang dapat dijual dengan sukses. Mereka tidak mengenal batas dan keterikatan, tak mengenal kata tidak bisa ataupun tidak mungkin.

Cintailah Produk Anda. Kecintaan akan produk kita akan memberikan sebuah keyakinan pada pelanggan kita dan membuat kerja keras terasa ringan. Membuat kita mampu melewati masa sulit. Enthusiaatism and Persistence: Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan keyakinan akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha bisnis yang baru.

Ambillah risiko. Berani mengambil risiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam dunia usaha, karena hasil yang akan dicapai akan proporsional terhadap risiko yang akan diambil. Sebuah risiko yang diperhitungkan dengan baik akan lebih banyak memberikan kemungkinan berhasil. Dan inilah faktor penentu yang membedakan seorang entrepreneur (wirausaha) dengan manajer. Entrepreneur akan lebih dibutuhkan pada tahap awal pengembangan perusahaan, dan manajer dibutuhkan dalam mengatur perusahaan yang telah maju.

Carilah nasihat dari pakarnya, tapi ikuti kata-kata kita. Entrepreneur selalu mencari nasihat dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditangannya dan dapat diputuskan dengan indera keenamnya. Pada fase awal sebuah usaha, kepiawaian menjual merupakan kunci suksesnya. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengambangkan usaha pada fase itu.

Langkah terpenting adalah menumbuhkan ethos kerja keras. Langkah ini sering dianggap sebagai mimpi kuno dan seharusnya diganti, tapi hard work and smart work tidaklah dapat dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua kesuksesan butuh workaholics di langkah awalnya. Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerjanya. Pada saat tidurpun otaknya bekerja dan berpikir akan bisnisnya.

Bertemanlah sebanyak banyaknya. Pada harga dan kualitas yang sama, orang membeli dari temannya. Pada harga yang sedikit mahal, orang akan tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasihat, membantu dan menolong pada masa sulit.

Jika mengalami kegagalan, hadapi kegagalan itu. Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk memperkuat dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha. Setiap usaha selalu akan mempunyai risiko kegagalan dan bila itu, bersiaplah dan hadapilah! Jika Anda sudah siap memulai usaha, lakukanlah sekarang juga. Putuskan dan kerjakan sekarang, karena besok bukanlah milik kita.


Mempelajari sesuatu itu memerlukan proses yang panjang dan berliku. Kita tidak dapat menguasai suatu ilmu dengan hanya dalam waktu yang singkat namun memerlukan proses yang dinamakan membaca, mendengar, mengamati, memahami, mempraktekkan sehingga mencapai tingkat menciptakan atau mengembangkan. sistem pendidikan kita sekarang bukan lagi sistem belajar mengajar(guru mengajar dan murid belajar), tetapi lebih dari sekedar itu. Murid bukan hanya memperoleh dari gur, mereka harus menggali sendiri, sedangkan guru hanya sebagai fasilitator. Inilah strategi belajar mengajar masa kini.

Dari suatu penelitian didapat bahwa seseorang belajar :

10% dari apa yang dia baca
20% dari apa yang dia dengar
30% dari apa yang dia lihat
50% dari apa yang dia lihat dan dengar
70% dari apa yang dia katakan
90% dari apa yang dia lakukan
( Vernon A. Magnesen, dikutip dalam Quantum Teaching)

Jadi dari penelitian tersebut didapat bahwa belajar bukan hanya membaca atau mendengar saja tapi lebih dari itu belajar merupakan satu kesatuan yang terintegrasi sehingga tercipta suatu proses belajar yang maksimal. Seseorang dapat memprogram dirinya dalam konteks belajar tersebut untuk dapat mengerti suatu ilmu baru dengan metode-metode khusus yang dimilikinya. Inilah yang membedakan kualitas belajar seorang yang satu dengan proses belajar orang lain.

Ada beberapa metode yang dapat kita terapkan sebagai langkah awal menuju proses belajar yang lebih baik, apakah itu belajar komputer, matematika, ilmu sosial, ataupun ilmu lainnya.

1. Memotivasi diri

Motivasi diri dalam belajar dapat dilihat dari ciri-ciri tingkah laku siswa yang menyangkut minat belajar, ketajaman perhatian, dan ketekunan, maupun konsentrasi belajar. Siswa yang memiliki motivasi tinggi dalam belajar akan menampakkan minat dan perhatian besar dengan memusatkan sebanyak mungkin tenaga fisik dan psikisnya. Sedangkan bagi mereka memiliki motivasi rendah, akan tampak keenggan, cepat bosan dan berusaha menghindar dari kegiatan belajar. Siswa juga bisa mengenal dan mempraktekkan teori motivasidari para hli pendidikan.

2. Tentukan tujuan spesifik dan tetapkan tenggat waktu

Mula-mula tanyakan kepada diri sendiri: Apa sebenarnya yang ingin saya pelajari? Mengapa saya ingin mempelajarinya? Apa yang ingin saya ketahui?

Dengan pertanyan-pertanyan tersebut, kita akan lebih mudah mempelajari sesuatu bila punya tujuan tertentu. Setelah itu bagi-bagilah tujuan itu menjadi langkah-langkah kecil yang mudah dilakukan. Lalu tentukan tenggat waktu yang realistis untuk setiap langkah, sehingga dapat memprediksi keberhasilan Anda sejak awal.

3. Dapatkan pemandu yang antusias

Apa pun yang ingin Anda pelajari, sesungguhnya banyak orang lain yang telah mempelajarinya. Setelah menetapkan tujuan, temukan orang penuh gairah yang bisa dimintai nasihat. Jika Anda bisa bertukar keterampilan dengannya, itu jauh lebih baik.

4. Mulailah dengan gambaran menyeluruh

Dari sebuah kutipan “Ingatlah puzzle: akan lebih mudah jika Anda melihat gambar keseluruhannya lebih dahulu” (Gordon Dryden, dalam Back to Real “Basics”: program 4 dalam seri televisi Where to Now?). Artinya jika Anda ingin mengetahui sesuatu, carilah ringkasannya. Setelah mendapatkan gambaran besarnya, carilah detailnya. Anda akan tahu posisi detail tersebut dari gambaran besarnya.

5. Bertanyalah!!!

Jangan ragu-ragu bertanya. Jangan pernah takut bertanya kepada orang terbaik yang dapat Anda temui – meskipun Anda belum pernah bertemu sebelumnya, bahkan yang lebih muda sekalipun jika memang ia memiliki ilmunya. Jadikan bertanya itu sebagai suatu kebiasaan .

6. Belajar melalui praktik

Proses belajar akan berlangsung tidak efektif jika memisahkan antara teori dan praktik. Karena belajar yang paling baik adalah dengan mempraktikkannya!

7. Gunakan alat bantu sebagai cantolan memori

Untuk mempermudah mengingat suatu informasi yang baru kita terima dan disimpan dalam memori otak kita, biasakan dengan mengaitkan informasi tersebut dengan sesuatu yang sudah kita ketahui.

8. Ajarilah orang lain

Dari suatu slogan “take and give”, yang artinya dalam proses belajar itu selain kita menerima kita juga harus mampu memberikannya kepada orang lain. Ilmu yang ada pada diri kita tidak cepat hilang jika kita mencoba menyampaikannya / mentransfernya kepada orang lain. Dan ini juga sebagai sarana pengulangan, sejauh mana kepahaman ilmu yang telah kita terima itu.

9. Ikutilah kursus sistem belajar cepat

Dengan mengikuti kursus-kursus belajar cepat yang spesifik akan sangat membantu kita dalam hal proses mempelajari sesuatu. Jadi kita biasa dengan cara belajar cepat.

10. Jadikan proses belajar itu sebagai suatu keasyikan tersendiri

Jangan menjadikan belajar itu suatu beban bagi kita.


Saya mau share sedikit sama2 agan/aganwati sekalian yg mungkin seumuran dengan saya. Saya punya koleksi beberapa lagu2 indonesia jaman DOELOE, tepatnya saat saya masih duduk dibangku SMP dan STM dulu. Menurut saya lagu2 tersebut masih enak buat di dengerin and yg pasti tiap saya dengerin lagu2 tsb, ingetan saya langsung terbawa ke masa lalu saya yg penuh dengan hal2 lucu dan kocak. Nah buat agan/aganwati sekalian yg punya kenangan dengan lagu2 tsb, silahkan download lagu2nya dibawah ini. Semoga bermanfaat.

1. Sanggupkah, By : Andy Liani

Download lagunya : DISINI 

Download Liriknya : DISINI 

2. Hanya Dirimu, By : Bayou

Download lagunya : DISINI 

Download Liriknya : DISINI 

3. Cinta Kan Membawamu, By: Dewa 19

Download lagunya : DISINI 

Download Liriknya : DISINI 

 

4. Kangen, By : Dewa 19

Download lagunya : DISINI 

Download Liriknya : DISINI 

 

5. Selamat Tinggal, By : Five Minutes

 

Download lagunya : DISINI 

Download Liriknya : DISINI

6.  Tertipu, By : Nugie

Download lagunya : DISINI 

Download Liriknya : DISINI

 

7. Malam Ini, By : Power Slave

Download lagunya : DISINI

Download Liriknya : DISINI

 

8. Sisa, By : Power Slave

Download lagunya : DISINI

Download Liriknya : DISINI

 

9. Salahkanlah, By : Power Slaves

Download lagunya : DISINI

Download Liriknya : DISINI

 

10. Cicak-cicak Di Dinding, Sendiri, Yang Datang dan Yang Pergi, By : Sang Alang

Download lagu Cicak-cicak Di Dinding : DISINI

Download Liriknya : DISINI

 

 

Download lagu Sendiri : DISINI

Download Liriknya : DISINI

 

Download lagu Yang Datang dan Yang Pergi : DISINI

Download Liriknya : DISINI

Tapi ingat lagu2 tersebut hanya untuk anda konsumsi sendiri dan tidak boleh diperjual-belikan.

 


Kamera digital akhir-akhir ini lebih banyak disukai konsumen karena hasil akhirnya bisa langsung dilihat, dan diulang jika hasil fotonya kurang memuaskan. Bagaimana cara menghasilkan foto yang berkualitas lewat kamera digital? Simak beberapa tips berikut ini:

1. Atur kamera dengan mode ukuran gambar paling besar.

Keuntungan dari mode ini adalah memungkinkan Anda dapat mencetaknya dalam ukuran terbesar tanpa ancaman warna foto pecah. Selain itu Anda juga dapat memotong bagian yang tidak dikehendaki pada foto tersebut. Tidak ada gunanya jika Anda membeli kamera digital dengan resolusi 5, 6, atau 8 megapiksel, tapi Anda tetap memasang mode ukuran gambar standar, dan bukan maksimum.

2. Gunakan pengaturan kualitas dengan level maksimal.

Banyak gambar hasil kamera digital memakai format JPEG. JPEG menghasilkan gambar yang buruk jika dikompresi berlebihan. Agar gambar Anda tampak seperti aslinya, gunakan pengaturan kualitas dengan level maksimal.

3. Pakai tipe gambar JPEG.

JPEG, meskipun bersifat lossy (kurang jelas), bisa jadi merupakan pilihan terbaik. Pasalnya, ketika Anda mengambil gambar dengan format JPEG, keuntungan yang diperoleh juga berlipat karena Anda bisa mengolahnya lagi dengan Adobe Photoshop.

Kamera digital SLR biasanya memberikan pilihan apakah Anda ingin menggunakan format JPEG, TIF atau Raw. TIF biasa digunakan untuk reproduksi grafis yang berbau seni, misalnya pada majalah dan koran. Sementara Raw, menyimpan apa adanya tanpa pemrosesan gambardengan ilmu fotografi lebih lanjut.

Dibanding dengan TIF dan Raw, format JPEG lebih mudah dikelola dengan Photoshop. Kedua format tersebut (TIF dan Raw-red) hanya akan menambah pekerjaan Anda sewaktu akan diproses pada Photoshop.

4. Camkan bahwa Whitte Balance itu penting.

Untuk kebanyakan pengambilan gambar, dianjurkan agar dimulai dengan mode Auto white balance. Fungsinya agar kamera digital Anda bisa membaca pewarnaan dari cahaya yang ada disekitarnya dan secara otomatis mengatur dirinya sendiri untuk mengoptimalkan white balance.

Mode Daylight cocok untuk hari terang, sementara jika hari berawan, dianjurkan agar Anda memakai mode Cloudy. Untuk mengevaluasi pewarnaan dan pencahayaan, jangan lupa mengetesnya dengan mengambil satu atau dua gambar.

5. Jangan lupa mengatur “Low ISO Number” atau “Use Auto ISO”.

Hasil gambar akan lebih jernih jika Anda menggunakan ISO rendah, namun sensitivitas kamera dalam menangkap cahaya menjadi lebih rendah. Sementara jika memakai ISO terlalu tinggi, seperti dilansir Dale laboratories, hanya akan menimbulkan noise pada gambar.

6. Optimalkan penggunaan Histogram.

Dengan menggunakan histogram Anda dapat melihat seberapa optimal sensitivitas sensor kamera dalam menangkap gambar.

7. Hindari menggunakan zoom secara digital.

Sebaiknya jangan menggunakan zoom secara digital karena hanya akan membuat kinerja chip yang mengatur tingkat resolusi (piksel) pada kamera menjadi boros. Coba gunakan zoom dari lensa saja, agar bisa menghemat penggunaan chip. Selain itu hasil bidikan, jika menggunakan zoom secara digital, tidak sebagus jika menggunakan zoom lensa dalam ilmu fotografi.

8. Belilah kartu Memori berkualitas profesional.

Kecepatan rekam pengambilan gambar dengan memakai memori yang berkualitas tinggi dapat mengimbangi teknologi kamera digital Anda. Misalnya dengan kartu memori berkecepatan 40x, dapat merekam 3 dari 10 jepretan berturut-turut dalam 1 detik. Sementara dengan memori 4x, Anda hanya bisa merekam 1 gambar dalam 3 detik. Keuntungannya, dengan memori berkualitas tinggi Anda tidak perlu mengkhawatirkan terjadinya pergeseran warna dalam foto.

9. Backup hasil foto dalam CD atau DVD.

Menyiapkan payung sebelum hujan adalah lebih baik. Pastikan backup seluruh kreasi foto-foto Anda dalam CD atau DVD, sebagai antisipasi jika hard drive Anda rusak..