Menanam Pohon Kurma (Cerita Anak Islami)

Posted: Agustus 2, 2011 in For Your Kid
Tag:, , , ,

Anak-anak yang manis, siapa diantara kalian yang pernah makan buah kurma???

 Ya ya ya…ternyata banyak diantara kalian yang pernah mencicipi rasanya..^^

Bagaimana rasanya??? ……..Betul, sama seperti kalian yang manis-manis, buah kurma memang rasanya sangat manis…

Siapa bisa memberi tahu Ibu, dari mana ya asalnya buah kurma??

Pintar !!

Tentu saja sayang, buah kurma berasal dari pohon kurma…

(masak dari pohon durian ya??? ^^)

Tahukah kalian, betapa istimewa pohon kurma itu…Penasaran??? Simak baik-baik ya cerita ini…^^

Pohon kurma adalah pohon khas yang biasa tumbuh di wilayah gurun pasir, seperti di Saudi Arabia, Mesir, Iraq dan sebagainya. Buah kurma memiliki kandungan gizi yang sangat baik dan mengandung kalori yang tinggi untuk kebutuhan energi.

Buah kurma sunnah dimakan untuk mengawali berbuka puasa, begitu pula waktu sahur. Pada jaman dahulu, para pengembara Arab biasa berbekal dengan kurma ketika melakukan perjalanan yang sangat jauh. Keunikan pohon kurma, selain buahnya manis dan enak, pohonnya juga kokoh, akarnya kuat dan semua bagiannya dapat dimanfaatkan. Pohon inilah yang dijadikan lambang kerajaan Saudi Arabia.

Pohon kurma memang istimewa, terlebih kelak Allah akan memenuhi taman-taman surga dengan pohon kurma. Subhanallah……………..

Untuk menanam pohon kurma di surga kelak berbeda dengan cara (manusia) menanamnya di dunia. Dengan berdzikir kepada Allah ta’ala maka Allah ta’ala akan menumbuhkan pohon kurma di Surga bagi orang yang berdzikir itu kelak.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:

“ Barang siapa yang mengucapkan Subhanallaahi wa bi hamdihii, niscaya akan ditanamkan satu pohon kurma baginya di surga.” (Hadits Riwayat At Tirmidzi)

Nah, siapa diantara kalian yang ingin ditanamkan pohon kurma di surga oleh Allah???

Suhanallah…..ternyata semua maauu ya ???

Baik, kalau begitu mulai dari sekarang kita harus senang berdzikir ya…karena Allah akan memberikan banyak nikmat di surga tanpa disadari oleh orang yang mengucapkannya, karena dzikir itu ringan di lisan tapi berat nilainya di hadapan Allah ta’ala.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s