Tips Aman Mudik Dengan Sepeda Motor

Posted: Agustus 21, 2011 in Tips and Trix
Tag:, , ,

Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, aktifitas pulang kampung atau mudik banyak dilakukan masyarakat dengan menggunakan sepeda motor. Banyak faktor alasan mengapa mereka melakukan ritual mudik dengan cara tersebut meskipun pemerintah daerah dan pihak kepolisian telah melarang mudik menggunakan sepeda motor.

Meski demikian bepergian jarak jauh seperti ini dapat aman dan tetap nyaman dilakukan apabila anda melakukan persiapan baik untuk diri sendiri maupun sang tunggangan. Berikut adalah tips mudik aman dengan menggunakan sepeda motor.

Persiapan Diri / Pribadi
1. Lakukanlah pemanasan sederhana layaknya akan berolahraga, contoh; gerakan kepala, lengan, bahu, pinggul dan kaki. Ulangi setiap dua jam perjalanan.

2. Makan dan minum air putih secukupnya sebelum berangkat, jangan terlalu kenyang karena akan mengganggu konsentrasi dalam berkendara.

3. Bawa obat-obatan pribadi secukupnya.

4. Tidur dan istirahat yang cukup sebelum keberangkatan dan istirahatlah minimal 15 menit setiap 2 jam berkendara untuk menjaga stamina.

5. Jangan membawa uang berlebihan. Sebaiknya membawa kartu ATM untuk pengeluaran pribadi dan kebutuhan darurat saja.

6. Pakailah helm yang standar (SNI), bukan helm cetok. Boncengan juga harus pakai helm.

7. Gunakan jaket, celana panjang (disarankan jenis jeans) dan sepatu yang menutup mata kaki agar mengurangi luka serius apabila terjadi kecelakaan.

8. Siapkan Jas hujan utk mencegah kehujanan dijalan, terlebih jika kita membawa anak kecil.

9. Jangan lupa menyiapkan peta mudik. Begitu pula dengan mengetahui di mana saja bengkel siaga yang disiapkan oleh agen pemegang merek (APM) motor Anda di sepanjang jalur mudik.

Persiapan Sepeda Motor
1. Lakukan service rutin/Tune-Up dan ganti oli di AHASS seminggu sebelum berangkat.
2. Periksa kembali seluruh fungsi sepeda motor sebelum berangkat, seperti fungsi rem, kopling, tekanan angin ban, kembangan ban, lampu depan, belakang, sein dan lampu rem.
3. Bawalah spare part ringan sebagai cadangan, seperti ban dalam, bohlam lampu depan / belakang, busi, kabel kopling dan kabel gas.
4. Untuk sepeda motor laki, selalu posisikan kran bensin pada posisi ON agar apabila tiba-tiba kehabisan bensin dan jarak pom bensin terdekat masih jauh masih mempunyai bensin cadangan ( + 2 liter ). Disarankan tidak menaruh posisi kran bensin di posisi RES karena ketika bensin habis tidak akan mempunyai cadangan.
5. Untuk sepeda motor yang telah dimodifikasi, baik dari sistem kelistrikan maupun mesin, sebaiknya kembalikan dulu ke kondisi standar sebelum berangkat mudik. Hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan saat perjalanan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s